Tara Kid COD Liver OIL + DHA

Tara Kid Cod Liver Oil + DHA

Nama Produk : Tara Kid Cod Liver Oil + DHA
Isi : 30 softgel

Kandungan Nutrisi Tara Kid Cod Liver Oil:

  • Cod Liver oil : 470 mg
  • DHA : 30 mg
  • Vitamin A : 2000 IU
  • Vitamin D : 200 IU

Manfaat Tarakid :
1. Menambah jumlah, cabang, neurotranmitter, dan reseptor sel otak/saraf.
2. Meningkatkan konsentrasi belajar dan daya tangkap anak.
3. Membantu terapi autis dan hiperaktivitas.
4. Mempertajam penglihatan.
5. Meningkatkan sistem imun.
6. Mencegah kelainan darah pada bayi prematur.

Compare
Sold By:  Herbal Original
Categories: , Tags: ,

Description

Tara Kid Cod Liver Oil + DHA merupakan suplemen khusus untuk anak yang mengkombinasikan “Cod liver oil dan DHA” yang kaya akan omega 3, vitamin A dan vitamin D. Dengan nutrisinya yang lengkap Tara Kid sangat efektif dalam mengoptimalkan kesehatan, kecerdasan, daya tahan tubuh dan kreatvitas anak.

Dalam Setiap Softgel Tara Kid Cod Liver Oil plus DHA mengandung:

Cod Liver Oil + DHA, yang berfungsi:

1. Menambah jumlah, cabang, neurotranmitter, dan reseptor sel otak/saraf.

Penelitian Chang Gung terhadap 24 bayi prematur (lahir antara 30-37 minggu), dilatarbelakangi kenyataan sangat sedikitnya jumlah DHA dan AA pada bayi prematur, sehingga perkembangan jaringan saraf (jumlah sel otak dan percabangan sel otar serta neurotransmiter) terganggu, yang berpengaruh pada kecerdasan dan perilaku mereka.

Hasilnya, 16 bayi diberikan susu formula ditambah AA dan DHA selama 6 bulan mengalami perkembangan sel dan jaringan saraf YANG LEBIH BAIK dibandingkan dengan bayi yang tidak mengonsumsi AA dan DHA, diukur berdasarkan indeks perkembangan mental dan indeks perkembangan fisik (Medical Journal 2005, 28 (10) : 708 – 715).

Crawford MA dkk dalam penelitiannya yang dimuat dalam Journal of Internal Medicide (1989) menemukan bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang berasal dari ibu yang kurang mengonsumsi PUFA dibandingkan ibu bayi normal, selain itu ukuran otaknya juga lebih kecil dari rata-rata, karena jumlah sel neuronnya sedikit.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam British Medical Journal (2001) menyebutkan, asam lemak esensial Omega 3 adalah gugus polyunsaturated fatty acids (PUFA) yang berperan vital dalam proses tumbuh kembang sel-sel neuron otak dan sebagai unsur penyusun dinding sel otak (lebih dari 60%).

2. Meningkatkan konsentrasi belajar dan daya tangkap anak.

Richardson AJ, Puri BK dalam penelitiannya Progress in Neuro Psychopharmacology and Biological Psychiatri (2002, 26 (2) : 233 – 239) membuktikan anak-anak berusia 8-12 tahun yang mengalami kesulitan membaca dan menulis karena kurang mampu berkonsentrasi akibat hiperaktivitas, mengalami perbaikan belajar setelah pemberian Omega 3 selama 12 minggu.

3. Membantu terapi autis dan hiperaktivitas.

  • Pemberian DHA dari suplemen mampu memperbaiki gejala-gejala hiperaktivitas seperti dibuktikan oleh Burgress, et al (2000).
  • Pemberian DHA dosis tinggi bagi penderita autis menunjukkan penuruan tingkat laku yang buruk dibandingkan dengan penderita yang tidak mendapatkan DHA sama sekali, terlihat dari kemampuan berpikir (kognitif), tingkah laku (behaviour), dan suasana hati. Demikian dilaporkan oleh Kidd P. (2007)
  • Pada sebuah penelitian oleh Purdue University (1994) ditemukan bahwa anak ADHD (Attention Defisit Hyperactive Disorder) memiliki kadar DHA yang rendah dalam darahnya.

4. Mempertajam penglihatan.

Mata memiliki bagian yang berfungsi menangkap bayangan yang dibentuk oleh benda, yaitu retina; dan 60% asam lemak pembentuk retina adalah DHA. Dalam British Medical Journal, tahun 2001 disebutkan, asam lemak esensial Omega 3 berperan penting sebagai penyusun utama retina, juga diperlukan sebagai unsur pembentuk cawan untuk wadah rhodopsin, senyawa yang berperan dalam penginderaan dan pengiriman balik sinyal yang diterima mata ke otak.

5. Meningkatkan sistem imun.

6. Mencegah kelainan darah pada bayi prematur.

Vitamin A, yang berfungsi:

1. Penting untuk memelihara fungsi penglihatan, yang sangat berpengaruh pada perkembangan kecerdasan anak, karena pada tahap awal kehidupan, anak belajar dengan cara menangkap semua informasi tentang segala sesuatu di sekelilingnya melalui indera penglihatan dan kemudian direkam dalam otak.

2. Mengatasi masalah kesehatan, seperti rabun senja, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, kelelahan yang sangat, anemia, dll.

3. Berperan dalam pembentukan dan pengaturan hormon.

WHO memperkirakan, pada tahun 1995 ada 250 juta balita di seluruh dunia menderita KVA (Kurang Vitamin A), 3 juta di antaranya dengan gejala kerusakan mata yang menuju kebutaan.

Penelitian Tarwotjo, Muhilal, dan SOmmer, yang dipublikasikan di berbagai jurnal internasional mengungkap kaitan kekurangan Vitamin A dengan mortalitas dan morbiditas. Kira-kira 10% kasus kebutaan di negara berkembang disebabkan KVA dan sekitar 70% dari mereka yang buta karena KVA meninggal dalam periode satu tahun.

Meski dinyatakan bebas xerophthalmia (gangguan mata akibat kurang Vitamin A) pada tahun 1992, di Indonesia masih dijumpai 50% balita yang mempunyai serum retinol < 20 mcg/100ml. Ditambah pola makanan yang belum seimbang, kondisi ini menyebabkan balita di Indonesia amat tergantung kapsul Vitamin A dosis tinggi (Widya Ayu Puspita, SKM., M.Kes, 2009)

Vitamin D, yang berfungsi:

1. Membantu penyerapan kalsium dan fosfor yang berperan pada pembentukan tulang dan gigi.

2. Mencegah penyakit karena kekurangan Vitamin D, seperti Rickets (tulang bengkok), gigi mudah rusak, kejang otot, dll.

“Vitamin A, C, D, fosfor dan kalsium merupakan vitamin dan mineral yang dibutuhkan gigi untuk tumbuh”, kata Drg. Asdi Zen, dokter gigi dari RSIA Bunda, jakarta.

Penelitian yang dilakukan pada wanita kelompok Nurse’s Health Study yang mengonsumsi vitamin D > 12,5 ug memiliki resiko patah tulang panggul 75% lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi < 3,5 ug per hari.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tara Kid Cod Liver Oil + DHA”

Your email address will not be published. Required fields are marked *